Trik Membuat Perkedel Kentang Tidak Alot
Bahan:
- - 500 gram kentang (disarankan kentang Dieng/kuning yang kadar patinya tinggi)
- - 1 butir telur ayam (pisahkan kuning dan putihnya)
- - 1 batang daun seledri (cincang halus)
- - Minyak secukupnya untuk menggoreng
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
- - 5 siung bawang merah (iris tipis & goreng)
- - 3 siung bawang putih (iris tipis & goreng)
- - ½ sdt merica bubuk
- - ½ sdt pala bubuk
- - 1 sdt garam (sesuai selera)
- - 1 sdt kaldu bubuk
Bahan Pelengkap Sajian:
- - Nasi uduk
Cara Membuat:
- Olah kentang dan bumbu dengan mengupas kentang lalu memotongnya agak tebal agar tidak mudah gosong. Panaskan minyak, goreng kentang hingga matang dan bagian luarnya sedikit berkulit cokelat keemasan, lalu angkat dan tiriskan. Haluskan bawang merah goreng dan bawang putih goreng bersama garam, merica, pala, dan kaldu bubuk di atas cobek.
- Racik adonan dengan menumbuk kentang sampai halus selagi masih panas membara karena pati kentang paling gampang menyatu saat panas, menghasilkan tekstur smooth dan bebas gumpalan. Masukkan bumbu halus, irisan seledri, dan kuning telur ke dalam adonan kentang. Aduk rata menggunakan spatula atau tangan hingga semua bahan menyatu sempurna dan adonan terasa lembut.
- Bentuk dan goreng adonan dengan mengambil adonan secukupnya sekitar 30–40 gram, bulatkan lalu pipihkan perlahan serta rapikan bagian pinggirnya agar tidak ada retakan. Kocok lepas putih telur di wadah terpisah, panaskan minyak dalam jumlah yang cukup dengan api sedang, celupkan adonan perkedel ke dalam kocokan putih telur hingga rata, lalu langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga matang berwarna kuning kecokelatan dengan cukup membalik sekali saja agar tidak menyerap terlalu banyak minyak, lalu angkat dan tiriskan.
Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan
- Menjaga nutrisi dan kelembapan bahan makanan dilakukan melalui pengolahan yang tepat sesuai karakteristik kentang. Menggoreng kentang ketimbang merebus atau mengukus dapat menjaga kestabilan kadar air sehingga tekstur pati kentang tetap terjaga tanpa menjadi terlalu benyek. Penambahan lapisan putih telur bertindak mengunci kelembapan di dalam adonan, sementara proses penggorengan pada minyak yang sudah panas dengan cukup membalik adonan sekali saja dapat mencegah perkedel menyerap minyak berlebih.
5 Tips Perkedel Kentang
1. Mengapa kentang untuk perkedel harus digoreng dan tidak direbus?
Jawaban: Mengukus atau merebus kentang akan menambah kadar air berlebih yang menyebabkan perkedel mudah hancur saat digoreng dan teksturnya menjadi keras atau alot begitu dingin.
2. Kapan waktu paling tepat untuk menumbuk kentang?
Jawaban: Kentang harus ditumbuk tepat setelah diangkat selagi masih panas membara karena pati kentang paling mudah menyatu saat panas sehingga menghasilkan tekstur yang halus dan bebas gumpalan.
3. Apa fungsi memisahkan kuning dan putih telur pada adonan?
Jawaban: Kuning telur dimasukkan ke dalam adonan kentang untuk memberi rasa gurih dan kelembutan ekstra, sedangkan putih telur dipakai sebagai lapisan luar saat menggoreng untuk mengunci kelembapan adonan.
4. Mengapa bawang merah dan bawang putih perlu digoreng terlebih dahulu?
Jawaban: Bawang merah dan bawang putih yang digoreng terlebih dahulu memberikan aroma wangi khas pendamping nasi uduk tanpa menambah kelembapan pada adonan perkedel.
5. Kenapa tidak boleh menggoreng perkedel dalam minyak yang belum panas?
Jawaban: Minyak yang belum panas membuat lapisan putih telur
tidak bisa langsung mengunci adonan, yang mengakibatkan perkedel menyerap
minyak secara berlebihan.
Belum ada Komentar untuk "Trik Membuat Perkedel Kentang Tidak Alot"
Posting Komentar