Tempe Rumahan: Fermentasi Kacang Kedelai Khas Indonesia

Tempe termasuk fermentasi berbasis jamur, menggunakan starter Rhizopus oligosporus. Hasilnya kaya protein dan serat.

Bahan:

  • - 500 g kedelai
  • - 1 sdt ragi tempe (bisa beli online atau di toko bahan makanan tradisional)
  • - Daun pisang atau plastik berlubang
  • - Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci kedelai lalu rendam semalaman (8–12 jam).
  2. Rebus kedelai selama 30–40 menit, tiriskan.
  3. Kupas kulit ari kedelai sambil dibilas hingga bersih.
  4. Tiriskan dan keringkan kedelai sampai tidak ada air menetes (penting agar ragi bekerja baik).
  5. Taburkan ragi tempe, aduk rata.
  6. Bungkus dalam daun pisang atau plastik berlubang. Ratakan, tebal sekitar 2–3 cm.
  7. Simpan di tempat hangat (30–35°C) selama 36–48 jam.

Ciri jadi: Terbentuk lapisan putih padat dan aromanya khas. Jangan biarkan terlalu lama agar tidak pahit.

Belum ada Komentar untuk "Tempe Rumahan: Fermentasi Kacang Kedelai Khas Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel