Tempe Rumahan: Fermentasi Kacang Kedelai Khas Indonesia
Minggu, Juni 01, 2025
Tulis Komentar
Tempe termasuk fermentasi berbasis jamur, menggunakan
starter Rhizopus oligosporus. Hasilnya kaya protein dan serat.
Bahan:
- - 500 g kedelai
- - 1 sdt ragi tempe (bisa beli online atau di toko bahan makanan tradisional)
- - Daun pisang atau plastik berlubang
- - Air secukupnya
Cara membuat:
- Cuci kedelai lalu rendam semalaman (8–12 jam).
- Rebus kedelai selama 30–40 menit, tiriskan.
- Kupas kulit ari kedelai sambil dibilas hingga bersih.
- Tiriskan dan keringkan kedelai sampai tidak ada air menetes (penting agar ragi bekerja baik).
- Taburkan ragi tempe, aduk rata.
- Bungkus dalam daun pisang atau plastik berlubang. Ratakan, tebal sekitar 2–3 cm.
- Simpan di tempat hangat (30–35°C) selama 36–48 jam.
Ciri jadi: Terbentuk lapisan putih padat dan aromanya khas.
Jangan biarkan terlalu lama agar tidak pahit.
Belum ada Komentar untuk "Tempe Rumahan: Fermentasi Kacang Kedelai Khas Indonesia"
Posting Komentar