Seputar Masakan Balado

1. Kenapa sambal balado saya warnanya pucat, tidak merah merona?

Kemungkinan besar karena perbandingan cabai rawit dan cabai merah keriting kurang pas. Pastikan kamu menggunakan cabai merah keriting yang cukup banyak karena fungsinya adalah pemberi warna. Selain itu, pastikan sambal dimasak hingga benar-benar tanak, karena proses ini akan membuat warnanya lebih 'keluar' dan pekat.

2. Apakah tomat bisa diganti dengan asam kandis khas masakan Padang?

Tentu saja bisa! Menggunakan 1-2 keping asam kandis akan memberikan rasa asam yang lebih otentik dan khas masakan Minang. Masukkan asam kandis saat menumis bumbu ulek.

3. Bolehkah saya skip gula pasir dalam resep?

Boleh, ini masalah selera. Namun, sedikit gula pasir (atau gula merah) berfungsi sebagai flavour balancer, yaitu penyeimbang rasa yang membuat rasa pedas dan asin menjadi lebih bulat dan tidak terlalu tajam di lidah.

4. Bagaimana cara memilih udang yang segar di pasar?

Pilih udang yang kulitnya masih bening dan tidak kusam, dagingnya terasa kenyal saat ditekan, dan tidak mengeluarkan bau amonia atau bau busuk yang menyengat. Kepala udang juga harus masih menempel kuat pada badannya.

5. Mengapa terkadang bumbu balado saya terasa pahit setelah dimasak?

Rasa pahit bisa muncul karena beberapa sebab. Pertama, bawang merah atau bawang putih yang ditumis terlalu lama hingga gosong. Kedua, menggunakan cabai yang sudah tidak segar. Pastikan menumis bumbu dengan api sedang dan aduk terus agar matangnya merata tanpa ada bagian yang hangus.

Belum ada Komentar untuk "Seputar Masakan Balado"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel