Seputar Pare
1. Bagaimana cara memilih pare yang bagus dan tidak terlalu pahit di pasar?
Pilih pare yang warnanya hijau muda cerah, bukan hijau gelap
pekat. Pare yang lebih muda cenderung memiliki rasa pahit yang lebih ringan.
Pastikan juga teksturnya keras dan padat saat ditekan, serta kerutan di
permukaannya tidak terlalu dalam dan lebar.
2. Sebenarnya, kenapa pare rasanya pahit?
Rasa pahit pada pare berasal dari senyawa bioaktif bernama
cucurbitacin. Senyawa ini sebenarnya adalah mekanisme pertahanan alami tanaman
dari keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae) untuk melindunginya dari herbivora
atau hama.
3. Selain dimasak, adakah cara lain untuk mengurangi rasa pahit pare sebelum diolah?
Ya, ada. Metode paling populer adalah meremas-remas irisan
pare dengan garam. Diamkan selama 10-15 menit hingga pare mengeluarkan air,
lalu bilas hingga bersih. Proses ini akan menarik keluar sebagian getah
pahitnya, namun bisa membuat tekstur pare menjadi lebih layu.
4. Bagaimana cara menyimpan pare agar tetap segar lebih lama?
Jangan mencuci pare jika belum akan dimasak. Bungkus pare
yang masih utuh dengan kertas atau plastik wrap, lalu simpan di dalam laci
sayuran di kulkas. Dengan cara ini, pare bisa bertahan segar hingga satu
minggu.
5. Apa saja manfaat kesehatan utama dari mengonsumsi pare?
Pare sangat terkenal karena potensinya dalam membantu
mengendalikan kadar gula darah, sehingga baik untuk penderita diabetes. Selain
itu, pare kaya akan Vitamin C, Vitamin A, folat, dan antioksidan yang baik
untuk meningkatkan imunitas tubuh, menjaga kesehatan kulit, dan melawan radikal
bebas.
Belum ada Komentar untuk "Seputar Pare"
Posting Komentar