Telur Dadar Rawis Kenyal Lembut Praktis Tanpa Hancur Saat Diiris
Rabu, Agustus 26, 2026
Tulis Komentar
Bahan:
- - 3 butir telur ayam
- - 1 sdm tepung tapioka (bisa diganti tepung maizena)
- - 3-4 sdm air matang
- - Minyak goreng atau margarin secukupnya (hanya untuk mengoles wajan)
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
- - 1/4 sdt garam
- - 1/4 sdt kaldu bubuk
Bahan Pelengkap Sajian:
- - Nasi kuning
Cara Membuat:
- Campurkan tepung tapioka dengan air matang dalam wadah kecil, aduk rata sampai tidak ada yang menggumpal.
- Pecahkan telur ke dalam mangkuk, tuang larutan tepung, garam, dan kaldu bubuk, lalu kocok lepas hingga semua bahan menyatu sempurna.
- Saring kocokan telur agar teksturnya benar-benar halus dan bebas dari gumpalan busa atau putih telur.
- Panaskan wajan anti-lengket dengan api kecil, lalu olesi tipis permukaannya dengan minyak goreng atau margarin menggunakan tisu dapur.
- Tuang 1 sendok sayur adonan telur, lalu putar wajan hingga telur merata dan tipis.
- Masak hingga permukaannya mengering tanpa perlu dibalik jika adonan sudah cukup tipis, lalu angkat perlahan.
- Tumpuk beberapa lembar telur yang sudah dingin, gulung rapi, lalu iris tipis-tipis menggunakan pisau tajam.
- Urai hasil irisan dengan jari tangan agar terlepas mekar.
Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan
- Menjaga kandungan nutrisi telur saat dimasak dapat dilakukan dengan mengatur suhu wajan agar tidak terlalu panas dan menggunakan api kecil. Proses memasak yang cukup sampai permukaan telur mengering tanpa membiarkannya terlalu lama di atas wajan membantu menjaga kondisi bahan dengan baik. Pengolesan minyak atau margarin secara tipis menggunakan tisu dapur juga membuat sajian tetap efisien dalam penggunaan lemak.
5 Tips Telur Dadar Rawis
1. Apa fungsi larutan tepung tapioka atau maizena pada resep ini?
Jawaban: Larutan tepung berfungsi membuat tekstur telur dadar rawis menjadi lentur, kenyal, dan tidak gampang robek saat digulung serta diiris tipis.
2. Mengapa adonan telur harus disaring sebelum didadar?
Jawaban: Adonan disaring agar teksturnya benar-benar halus dan bebas dari gumpalan busa atau putih telur.
3. Mengapa wajan tidak boleh terlalu panas saat adonan dituang?
Jawaban: Wajan yang terlalu panas dapat menyebabkan adonan bergelembung atau berlubang dan warnanya tidak kuning mulus.
4. Apakah telur dadar rawis perlu dibalik saat dimasak?
Jawaban: Telur tidak perlu dibalik jika adonannya sudah cukup tipis dan dimasak hingga permukaannya mengering.
5. Bagaimana cara mengiris telur dadar agar hasilnya halus dan mekar?
Jawaban: Tumpuk lembaran telur yang sudah dingin, gulung rapi, iris tipis dengan pisau tajam, lalu urai hasil irisan menggunakan jari tangan.
Belum ada Komentar untuk "Telur Dadar Rawis Kenyal Lembut Praktis Tanpa Hancur Saat Diiris"
Posting Komentar