Apa Bedanya Pala Dengan Kemiri
Senin, September 09, 2019
Tulis Komentar
Dulu, saya termasuk yang lebih sering pakai bumbu bubuk
daripada versi utuh. Alhasil saat dua rempah tersebut dijejerkan, sudah pasti
saya gagal menebak. Aslinya, dua rempah di atas punya bentuk yang bisa
dibedakan. Namun kalau tidak sering pakai versi utuh keduanya seperti saya, yuk
simak perbedaan mendasar ini agar tak tertukar! Psst, sekali tertukar bisa
sangat mempengaruhi rasa masakan anda, lho.
Sumber:https://resepkoki.id/apa-bedanya-pala-vs-kemiri/
Kenampakan: Bentuk, Warna, Ukuran, dan Tekstur
Yup, kenampakan pala dan kemiri berbeda satu sama lain.
Kalaupun mirip, mungkin dari sisi warna dan bentuknya saja. Pala, atau lebih
tepatnya biji pala, berbentuk agak lonjong dengan warna paling gelap dari dua
rempah lain. Kira-kira sebesar jempol, tapi tidak sebesar telur puyuh. Terdapat
kerutan di permukaan kulit biji pala.
Kemiri punya bentuk agak bulat dan memiliki bagian yang
mencuat tumpul. Warnanya kuning keputihan dengan tekstur halus. Jika
dibandingkan, biji pala sedikit lebih besar sedangkan kemiri punya bentuk yang
lebih melebar.
Sensasi: Rasa dan Aroma
Untuk hal ini dijamin anda tak akan tertukar! Pasalnya, rasa
dan aroma pala-kemiri sangat bisa dibedakan. Biji pala punya aroma harum yang
khas. Aroma ini biasa anda kenali saat menyantap hidangan peranakan Timur
Tengah seperti kari dan gulai. Rasa biji pala pun khas sekali yakni hangat dan
agak pedas, meskipun tidak semencolok jahe.
Kemiri punya rasa yang jauh lebih tawar. Saat masih mentah,
rasanya gurih mirip kacang tapi lebih khas. Namun, sebaiknya anda tidak makan
kemiri mentah lebih dari sebutir. Kemiri mentah punya racun yang tak baik bagi
tubuh.
Cara Pengolahan
Dalam bentuk utuh, dua rempah ini bisa diolah dengan
ditumbuk dan diparut. Biji pala bisa langsung ditumbuk atau parut, sedangkan
kemiri sebaiknya disangrai atau dibakar dulu hingga matang dan muncul aromanya.
Setelah itu, kemiri bisa ditumbuk atau parut.
Biji pala terkenal sebagai penguat rasa dan aroma suatu
masakan. Hal ini dipengaruhi minyak astiri yang terkandung dalam pala.
Biasanya, rempah ini digunakan untuk sajian berkuah, bersantan, atau yang
memiliki rasa agak nyengat. Misalnya kari, gulai, sate padang, rendang, dan
sup.
Kemiri juga dapat menyumbangkan rasa gurih pada masakan.
Selain itu, rempah ini ternyata juga bisa mengentalkan tekstur cairan atau kuah
dalam masakan. Misalnya opor, soto, rawon, dan semur. Karena citarasanya,
rempah ini juga “wajib hadir” dalam berbagai jenis bumbu dasar, lho.
Cara Penyimpanan
Dua rempah ini bisa awet jika disimpan dengan tepat. Untuk
biji pala, simpanlah dalam wadah kedap udara dan kering. Letakkan di tempat
teduh dan jauh dari paparan sinar terang secara langsung. Biji pala sebaiknya
disimpan dalam keadaan utuh. Minyak astiri yang terkandung di dalamnya dapat
membuat rempah ini awet secara alami. Kalau diubah jadi bubuk, kandungan minyak
astiri akan berkurang dan aroma khas pala pun akan hilang.
Lain pala, lain juga kemiri. Rempah ini sebaiknya disangrai
dulu supaya lebih awet. Sangrai tanpa minyak hingga permukaannya berubah
kecoklatan. Setelah itu, simpan dalam wadah kedap udara sehingga bisa awet
selama hitungan bulan. Pada dasarnya, kemiri yang sudah disangrai dapat
menghindari kutu bubuk yang membuatnya terkikis dan berongga. Namun sebelum
memasukkannya dalam wadah, pastikan sudah dingin terlebih dulu, ya.
Sumber:https://resepkoki.id/apa-bedanya-pala-vs-kemiri/

Belum ada Komentar untuk "Apa Bedanya Pala Dengan Kemiri"
Posting Komentar