Perbedaan Oatmeal dan Granola
Kamis, Oktober 10, 2019
Tulis Komentar
Memang untuk beberapa orang hanya mengetahui kalau keduanya
merupakan makanan sehat dari gandum, dan hanya berbeda tampilan dan rasa saja.
Apa benar begitu? Apa keduanya memang sereal sehat yang berasal dari gandum?
Yuk, ketahui dulu apa itu oatmeal dan granola sebenarnya,
dan apa saja perbedaannya secara mendalam, namun mudah dipahami. Berikut
uraiannya.
1. Asal Pembuatan
Oatmeal dibuat dari tanaman haver yang kaya serat dan bebas
lemak jenuh. Memang banyak yang mengira kalau oat ini berasal dari gandum utuh,
padahal asal tanamannya berbeda, lho.
Oatmeal bukan berasal dari gandum (wheat) tapi tanaman
haver. Karena itu, jika Anda perhatikan label kemasan oatmeal juga tertulis
havermout cereal, bukan wheat cereal. Di luar negeri pun sereal ini disebut
dengan havermout quaker, sementara di Indonesia lebih populer dengan sebutan
quaker oats.
Sedangkan, granola juga terbuat dari havermout yang
digiling, dan dicampur dengan biji-bijian, kacang-kacangan, terkadang juga
ditambah buah-buahan kering. Bahan-bahan granola tersebut dipanggang hingga
kering, sehingga bisa juga dijadikan cemilan siap santap. Berbeda dengan
oatmeal yang rasanya hambar dan perlu diolah terlebih dahulu.
2. Komposisi & Nutrisi
Oatmeal terbuat dari oat atau haver murni tanpa adanya
campuran bahan lain. Variasi oat sendiri beragam, ada rolled oat atau yang
disebut old-fashion oat, quick cooking, dan instant cooking.
Serat pada rolled oat lebih tinggi daripada quick cooking
dan instant cooking. Namun, yang paling membedakan sebenarnya adalah kandungan
glukosa / indeks glikemik (GI). GI pada rolled oat lebih rendah dari quick
cooking dan instant cooking. Namun, quick cooking pun sudah baik karena lebih
rendah GI-nya dibanding instant cooking.
Nah, kalau Anda sedang diet dan mengonsumsi oatmeal namun
berat badan Anda justru sama saja dan justru cepat mengantuk, cek dulu apakah
Anda mengonsumsi yang perlu dimasak sebentar (quick cooking) atau instan?
Karena kadar glukosa yang tinggi mengakibatkan mudah mengantuk dan mudah lapar.
Hati-hati juga buat Anda yang menderita diabetes, supaya aman pilih quick
cooking atau rolled oat.
Sedangkan, granola yang juga dibuat dari havermout namun
dengan proses yang berbeda memiliki komposisi yang lebih beragam. Biasanya
havermout panggang tersebut juga dicampur dengan kacang dan buah-buahan kering,
sehingga sangat kaya dengan vitamin.
Namun, Anda perlu teliti saat memilih granola. Granola
memang kaya nutrisi khususnya serat dan vitamin, namun beberapa jenis granola
juga memiliki campuran perasa seperti coklat, madu, dan pemanis lainnya yang
juga memiliki indeks glukosa / GI yang tinggi. Supaya lebih aman dan sehat,
pilih granola yang tanpa tambahan pemanis, ya.
3. Rasa
Oatmeal memang menyehatkan dan sering menjadi pilihan untuk
sarapan sehat. Tak semua orang cocok dengan rasanya yang hambar dan aroma khas
oat yang memang banyak tidak disukai orang-orang. Namun, semua itu bisa
disiasati dengan madu, dicampur jus, atau diberi potongan buah.
Sedangkan, rasa granola yang tawar pun lebih disukai banyak
orang karena sudah gurih. Granola dengan rasa coklat atau pisang juga ada dan
terasa manis, namun untuk penderita diabetes dan yang melakukan diet perlu
waspada dengan kadar GI-nya.
Granola dengan campuran potongan buah memiliki rasa manis
asam yang alami dan aman bagi semua orang. Pemanis dengan buah-buah kering ini
tidak akan terlalu mempengaruhi kadar gula dalam tubuh Anda.
4. Penyajian
Oatmeal paling sering disajikan sebagai bubur untuk sarapan,
karena oatmeal menyerap air hingga berbentuk menyerupai bubur. Banyak orang
memasak oatmeal dengan air panas begitu saja. Untuk yang kurang suka rasa dan
aroma alami oat, bisa juga disiasati dengan memberikan potongan buah, madu,
atau dijadikan smoothies. Kalau ingin rasa yang lebih gurih, olah saja dengan
kuah dan topping seperti bubur ayam.
Kalau oatmeal bertekstur kental setelah dimasak, granola
renyah seperti sereal. Granola bisa dimakan langsung atau umumnya dijadikan
sereal yang disajikan bersama susu. Granola juga bisa diolah kembali dengan
dipanggang bersama madu untuk dijadikan granola bar, atau dijadikan taburan
topping pada ice cream dan yogurt.
Sumber:https://www.resepkoki.id/perbedaan-oatmeal-dan-granola/





Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Oatmeal dan Granola"
Posting Komentar