Seputar Resep Ayam Goreng Serundeng
1. Bagian ayam mana sih yang paling enak buat dibikin ayam serundeng?
Sebenarnya semua bagian ayam bisa, tapi yang paling favorit
biasanya paha atas dan paha bawah karena dagingnya lebih juicy dan nggak
gampang kering. Kalau kamu suka daging tanpa tulang, dada ayam fillet juga bisa
jadi pilihan, tapi masak jangan terlalu lama agar tetap empuk.
2. Bisa nggak pakai kelapa parut kering yang kemasan? Apa bedanya sama kelapa segar?
Bisa, tapi hasilnya akan sedikit berbeda. Kelapa parut segar
(dari kelapa yang tidak terlalu tua) akan mengeluarkan minyak alami saat
disangrai, membuat serundeng jadi lebih gurih dan wangi. Kelapa parut kering
kemasan cenderung lebih 'ringan' dan cepat gosong, jadi kamu harus ekstra
hati-hati saat memasaknya dan mungkin perlu menambahkan sedikit minyak agar
tidak terlalu kering.
3. Kesalahan apa yang paling sering bikin ayam serundeng gagal?
Kesalahan paling umum adalah proses ungkep (merebus dengan
bumbu) yang kurang lama, sehingga bumbu tidak meresap sampai ke dalam dan ayam
masih agak keras. Kesalahan kedua adalah menggunakan api terlalu besar saat
menggoreng ayam dan menyangrai serundeng. Ini bisa bikin bagian luar cepat
gosong padahal dalamnya belum pas. Sabar adalah kunci!
4. Boleh nggak bikin bumbu ungkep atau serundengnya dalam jumlah banyak buat stok?
Tentu saja! Ini life hack yang bagus. Kamu bisa membuat
bumbu ungkep dalam jumlah banyak lalu simpan di freezer. Untuk serundeng,
setelah disangrai hingga benar-benar kering dan dingin, simpan di toples kedap
udara. Dijamin awet renyahnya dan praktis saat mau makan tinggal goreng
ayamnya.
5. Selain sama nasi putih, ayam serundeng enaknya dimakan bareng apa lagi?
Wah, banyak! Selain jadi lauk nasi putih hangat dan sambal,
ayam serundeng juga cocok banget dimakan bareng nasi uduk, nasi kuning, atau
lontong sayur. Serundengnya sendiri juga enak buat jadi taburan di atas bubur
ayam atau soto.
Belum ada Komentar untuk "Seputar Resep Ayam Goreng Serundeng"
Posting Komentar