Ongol-Ongol Ubi Ungu

https://www.briliofood.net/resep/resep-kue-basah-ongol-ongol-ubi-ungu-gurih-manis-anti-gagal-2606250.html

bahan

  • - 300 gram ubi ungu kukus
  • - 180 gram tepung tapioka
  • - 120 gram gula pasir
  • - 400 ml santan (campuran 1 bungkus santan instan 65 ml ditambah air)
  • - 1/2 sendok teh garam
  • - 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • - Secukupnya kelapa parut segar (dikukus dengan sedikit tambahan garam untuk taburan)

Cara Membuat

  1. Masukkan ubi ungu yang sudah dikukus empuk ke dalam blender bersama air santan, lalu haluskan sampai teksturnya benar-benar lembut tanpa ada potongan kasar.
  2. Tuang campuran ubi tersebut ke dalam wadah besar, tambahkan gula pasir, garam, dan vanili bubuk, lalu aduk sampai semua butiran gula larut sempurna.
  3. Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit ke dalam adonan basah sambil terus diaduk perlahan agar tidak ada tepung yang bergerindil atau menggumpal di dasar wadah.
  4. Siapkan loyang yang sudah diolesi tipis dengan minyak goreng agar tidak lengket nantinya, kemudian tuang seluruh adonan ongol-ongol ke dalamnya.
  5. Panaskan kukusan hingga airnya mendidih dan beruap banyak, lalu kukus adonan di dalam loyang selama kurang lebih 30 menit hingga matang merata.
  6. Angkat loyang dari dalam kukusan, biarkan ongol-ongol di suhu ruang hingga benar-benar dingin agar teksturnya padat dan set sempurna.
  7. Potong-potong ongol-ongol sesuai selera, gulingkan ke dalam kelapa parut kukus hingga seluruh permukaannya terbalur rata, dan sajikan.

Durasi

45 menit

Porsi

5 porsi

Seputar Ongol Ongol

1. Kenapa adonan ongol-ongol sulit dipotong dan selalu menempel di pisau?

Hal ini terjadi jika kita memotong kue saat kondisinya masih panas atau hangat. Tunggu hingga benar-benar dingin di suhu ruang, lalu gunakan pisau yang sudah dilapisi plastik bening atau diolesi sedikit minyak goreng agar potongannya rapi.

2. Apakah tepung tapioka bisa diganti dengan tepung sagu aren?

Bisa, tepung sagu aren justru merupakan bahan baku paling otentik untuk membuat ongol-ongol tradisional versi asli. Penggunaan tapioka di sini ditujukan sebagai alternatif praktis yang lebih mudah dicari, namun tetap memberikan kekenyalan yang pas.

3. Bagaimana caranya agar taburan kelapa parut tidak gampang basi?

Kukus kelapa parut bersama selembar daun pandan yang disimpulkan selama 10 hingga 15 menit sebelum digunakan. Proses pengukusan ini membunuh bakteri pada kelapa mentah sehingga kue bisa lebih awet seharian di luar kulkas.

4. Bisakah kita memakai ubi jalar jenis lain seperti ubi madu atau ubi putih?

Sangat bisa. Penggunaan jenis ubi lain tidak akan mengubah tekstur kenyalnya, namun hasil akhir warna ongol-ongol akan mengikuti warna asli dari ubi jalar yang dipakai.

5. Bolehkah adonan diblender sekalian bersama tepung tapiokanya?

Sebaiknya dihindari, karena putaran mesin blender yang panas bisa membuat tepung tapioka menjadi agak matang sebelum dikukus, sehingga adonan menjadi kental, melar, dan sulit dituang ke dalam loyang.

Belum ada Komentar untuk "Ongol-Ongol Ubi Ungu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel