Tips Agar Perkedel Kentang Tidak Mudah Hancur

1. Gunakan Kentang Bertekstur Tepat

Pilihlah kentang yang sudah tua karena memiliki kandungan pati yang tinggi serta kadar air yang jauh lebih rendah. Jenis kentang ini akan menghasilkan tekstur adonan yang jauh lebih padat, kesat, dan tidak lembek saat dihaluskan.

2. Jangan Menambahkan Terlalu Banyak Telur

Fungsi telur di dalam adonan memang sebagai bahan pengikat cair agar kentang menyatu dengan baik. Namun, takaran telur yang berlebihan atau memasukkan putih telur ke dalam adonan justru akan membuat teksturnya terlalu cair dan lebur saat digoreng.

3. Haluskan Saat Kentang Masih Hangat

Proses menumbuk kentang yang baru matang digoreng jauh lebih mudah karena serat patinya belum mengeras kembali. Kentang hangat juga mempermudah bumbu halus dan kuning telur menyatu secara homogen tanpa menyisakan gumpalan kasar.

4. Diamkan Adonan Sebelum Digoreng

Setelah adonan dicetak bulat pipih, istirahatkan terlebih dahulu di dalam lemari es selama sekitar 15 hingga 30 menit. Suhu dingin kulkas akan membantu lemak dari kuning telur dan pati kentang mengeras kembali sehingga bentuknya lebih kokoh.

5. Gunakan Pengaturan Api Sedang

Pastikan minyak sudah benar-benar panas merata sebelum kamu memasukkan perkedel, lalu jaga suhu di tingkat api sedang. Api yang terlalu besar membuat lapisan luar cepat matang gosong sebelum bagian dalam sempat mengikat dengan kuat.

6. Celupkan Putih Telur Secara Tipis

Lapisan putih telur bertindak sebagai jaring pelindung terluar yang menjaga adonan kentang agar tidak ambyar terurai ke dalam minyak. Pastikan perkedel hanya terlumuri tipis saja agar tidak memicu munculnya banyak busa yang menutupi minyak.

Belum ada Komentar untuk "Tips Agar Perkedel Kentang Tidak Mudah Hancur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel