Cara Kerja, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan Dari Microwave
Rabu, September 11, 2019
Tulis Komentar
Microwave memiliki cara kerjanya sendiri sehingga bisa memasak
makanan tanpa api, yakni dengan memancarkan radiasi gelombang mikro. Microwave
juga ternyata memiliki macam-macam jenis yang disesuaikan dengan fungsi
memasaknya. Penasaran bagaimana cara kerja dan apa saja jenis-jenis microwave?
Cek artikel di bawah ini ya supaya tidak salah lagi dalam menggunakannya.
- Cara kerja
Microwave bekerja dengan cara memancarkan radiasi gelombang mikro
melalui makanan. Gelombang mikro tersebut memicu molekul air dalam makanan
saling bergesekan sehingga dapat memproduksi panas yang mematangkan makanan.
Oleh karena itu, makanan yang memiliki kandungan air tinggi seperti sayuran
dapat lebih cepat matang.
Panas yang diproduksi dari molekul air ini juga menyebabkan panas
tidak akan diserap oleh wadah makanan dari bahan gelas, plastik khusus, dan
keramik. Wadah akan tetap terasa hangat, tetapi suhunya tidak sepanas makanan.
Di dalam microwave juga terdapat piring besar yang memutar. Piring ini akan
memutar makanan selama proses agar mendapatkan panas yang merata keseluruh
bagiannya.
- Jenis
Ada 3 jenis microwave yang bisa anda temukan di pasaran. Walaupun
dari luar bentuknya tidak jauh berbeda, tapi masing-masing memiliki fungsinya
sendiri. Ketiga jenis microwave tersebut, yaitu:
Microwave biasa
Ini adalah jenis microwave yang saya punya di rumah. Fungsinya
sangat mendasar, yakni menghangatkan dan memanaskan. Microwave ini sebenarnya
juga bisa digunakan untuk memasak, tapi hanya yang simpel-simpel saja. Kalau
saya, biasanya menggunakan microwave ini untuk membuat popcorn, memasak mi
instan, memanaskan makanan sisa semalam, atau mencairkan daging beku.
Grill microwave
Seperti namanya, microwave ini memiliki fungsi tambahan untuk
memanggang makanan. Jika membeli microwave jenis ini, anda akan mendapat
tambahan alas berjeruji yang biasa digunakan untuk memanggang. Grill microwave
dapat digunakan untuk memanggang ikan, ayam, dan daging. Tapi daging yang akan
dipanggang ini tidak bisa terlalu besar dan banyak, ya. Soalnya, nanti
kematangannya tidak merata.
Convection microwave
Convection microwave singkatnya adalah gabungan dari microwave dan
convection oven, sehingga makanan dimasak oleh suhu panas dan gelombang mikro.
Makanan yang dimasak dengan convection microwave akan lebih cepat matang dan
permukaannya memiliki warna kecokelatan. Convection microwave ini tidak hanya
bisa digunakan untuk memasak simpel dan memanggang daging saja lho. Tetapi juga
bisa untuk memanggang kue seperti brownies dan pizza.
Kelebihan
Microwave memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
- Waktu memasak lebih singkat
Kalau menggunakan microwave, makanan dimasak dalam ruang yang
tertutup. Panas pun jadi terfokus pada makanan dan tidak menguap ke mana-mana.
Selain itu, gelombang mikro yang memicu molekul air pada makanan juga membuat
makanan cepat panas. Alhasil, makanan yang dimasak menggunakan microwave akan
matang dengan lebih cepat.
- Lebih sehat
Memasak dengan microwave, anda dapat mengurangi penggunaan minyak.
Makanan yang dihasilkan pun akan memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih
rendah. Selain itu, microwave juga dapat meminimalisir hilangnya nutrisi pada
makanan karena waktu memasak yang relatif lebih singkat dibandingkan menggoreng
atau merebus.
- Pengaturan suhu tepat
Terkadang saat memasak, kita tidak tahu berapa suhu yang tepat
supaya makanan matang dengan sempurna. Nah, kalau menggunakan microwave, hal
ini tidak perlu dikhawatirkan lagi. Soalnya, salah satu keunggulan dari
microwave adalah dapat mengatur suhu sesuai dengan makanan yang sedang dimasak.
Kekurangan
Di samping kelebihan yang dimiliki, microwave juga punya beberapa
kekurangan:
- Tidak bisa menggunakan sembarang wadah
Anda tidak bisa sembarang memakai wadah saat memasak dengan
microwave. Wadah memasak seperti panci yang terbuat dari logam sangat tidak
disarankan karena gelombang mikro tidak dapat menembus. Hasilnya, makanan tidak
akan matang. Selain itu, wadah plastik atau melanin yang tidak microwave safe
juga lebih baik dihindarkan. Karena dikhawatirkan dapat mengeluarkan zat kimia
berbahaya saat dipanaskan.
- Tidak bisa terlalu sering buka-tutup untuk mengecek makanan
Jika menggunakan microwave, anda harus tahu waktu memasak yang
tepat untuk setiap makanan. Anda tidak bisa mengira-ngira seperti saat
menggoreng atau merebus. Karena, kalau terlalu sering dibuka, makanan justru
akan tidak matang sempurna. Biasanya, info mengenai waktu memasak ini bisa anda
dapatkan di buku panduan yang terdapat di kardus microwave.
- Permukaan makanan tidak akan tampak kecokelatan
Saat memanggang dengan microwave, anda lebih baik tidak berharap
banyak akan mendapatkan permukaan yang berwarna kecokelatan. Microwave tidak
memiliki suhu panas atau hot air yang dapat membuat makanan menjadi renyah dan
berwarna kecokelatan. Kecuali jika anda menggunakan convection microwave, yang
mana memiliki gelombang mikro dan hot air sekaligus.
- Daya listriknya cukup besar
Cepatnya proses memasak melalui microwave ini sayangnya harus
diganjar dengan daya listrik yang cukup besar. Untuk microwave biasa, daya
listrik yang dibutuhkan berkisar 600-700 watt. Sedangkan untuk grill dan
convection microwave, daya listrik yang dibutuhkan bisa mencapai 1000 watt.
Besarnya daya listrik ini tentu akan membuat anda mengeluarkan uang lebih
banyak untuk tagihan listrik setiap bulannya.




Belum ada Komentar untuk "Cara Kerja, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan Dari Microwave"
Posting Komentar